SIDANG PEMBINAAN BP4R PERKAWINAN ANGGOTA POLRI

SIDANG PEMBINAAN BP4R PERKAWINAN ANGGOTA POLRI
tribratanewsngada.com- Satu pasangan calon pengantin anggota polri Kepolisian Resor (Polres) Ngada, mengikuti pembinaan dan mental pranikah (nasihat pernikahan) disaksikan keluarga masing-masing bertempat di aula Polres Ngada, selasa (04/07/2017).Nampak hadir Wakapolres Ngada Komisaris Polisi Yosef Berelaka, SH, Kabag Sumda Komisaris Polisi Vitalis N.H. Sobak, Kasi Propam Aiptu Nur Kholik dan anggota pembinaan rohani dan mental (Rohbintal) Brigadir Yohanes F Nono serta ketua seksi organisasi Bhayangkari Ny Nilda Do Carmo Sobak. Wakapolres Ngada Kompol Yosef Berelaka, SH dalam pengarahanya mengatakan, nikah dinas ini menunjukan bahwa, Brigadir Yohanes F Nono adalah anggota Polri yang mempunyai kesopanan dan etika, jika melakukan pelanggaran tentu ada sanksinya dan aturan selalu melekat pada yang bersangkutan.Setelah menikah akan menempuh perjalanan yang panjang dan tentunya banyak godaan yang datang.Cemburu boleh, asal ada batasnya, karena cemburu yang berlebihan akan tercampur dengan rasa emosi.Pernikahan atau perkawinan tergantung pada kita bagaimana membangun rumah tangga yang baik, kata Wakapolres. IMG_0408[1] Ketua seksi organisasi Bhayangkari Ny Nilda Do Carmo Sobak juga menjelaskan, Bhayangkari itu adalah organisasi ibu-ibu.Apabila sudah tercatat di catatan sipil akan memakai seragam kerja, pakaian seragam khusus (PSK) dan pakaian seragam umum (PSU).Untuk istri harus siap suami pulang malam, harus tau suami pergi tugas kemana, bersikap halus jika suami pulang dari kerja, dan rajinlah merawat diri agar suami senang dan tidak bosan memandang.Untuk menjadi Bhayangkari semua ada aturan contohnya berpakaian.Kalau belum tau, tanya pada senior-senior Bhayangkari di Polres Ngada, kata ketua seksi. Adapun pasangan yang melaksanakan BP4R pernikahan yaitu, Brigadir Yohanes F Nono dengan pasangan atau calon wanita Yanuaria Genoveva Meo Neto.