Bhabinkamtibmas Desa Sambinasi Barat Utamakan Problem Solving, Selesaikan Kasus Penganiayaan Secara Kekeluargaan

Bhabinkamtibmas Desa Sambinasi Barat Utamakan Problem Solving, Selesaikan Kasus Penganiayaan Secara Kekeluargaan

TribrataNewsNgada - Ngada-NTT – Bhabinkamtibmas Desa Sambinasi Barat, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, AIPDA Muklis Muhamad melaksanakan kegiatan mediasi melalui pendekatan problem solving terhadap kasus penganiayaan yang dipicu kesalahpahaman terkait peminjaman kredit di BRI, Kamis (16/7/2026) pukul 11.00 WITA, bertempat di rumah korban di Dusun Damu, Desa Sambinasi, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.

 

Mediasi tersebut melibatkan pelaku TAUFIK HIDAYAT, korban ABDUL MINING, serta para saksi yakni SITI RAGONG, YUYUN SUKAWATI, dan ALI SODIKIN KENDE. Penyelesaian perkara dilakukan secara kekeluargaan mengingat seluruh pihak masih memiliki hubungan keluarga, sehingga diharapkan dapat menjaga keharmonisan serta mencegah timbulnya permasalahan hukum di kemudian hari.

 

Dalam kegiatan tersebut, AIPDA Muklis Muhamad memberikan imbauan kepada seluruh pihak agar menyikapi setiap permasalahan dengan kepala dingin dan mengedepankan musyawarah demi terciptanya penyelesaian yang baik serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.

 

Dari hasil mediasi, pelaku mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya maupun melakukan tindak pidana lainnya. Korban juga bersedia memberikan izin kepada pelaku untuk melakukan pinjaman kredit di BRI sebesar Rp50.000.000,00 dengan ketentuan seluruh kewajiban pelunasan pinjaman menjadi tanggung jawab pelaku tanpa membebani korban maupun para saksi. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh para pihak.

 

Kapolres Ngada AKBP Andrey Valentino, S.I.K., melalui Bhabinkamtibmas Desa Sambinasi Barat AIPDA Muklis Muhamad menyampaikan bahwa pendekatan problem solving merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan penyelesaian yang humanis dan berkeadilan.

 

"Melalui problem solving, Polri hadir untuk menjadi penengah dalam setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Kami berharap setiap permasalahan dapat diselesaikan secara damai melalui musyawarah, sehingga hubungan kekeluargaan tetap terjaga dan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terus terpelihara," ujarnya.

 

Kapolres Ngada juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi dalam menghadapi suatu permasalahan serta senantiasa mengedepankan komunikasi dan penyelesaian secara bijaksana. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan dapat semakin mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

 

Dengan tercapainya kesepakatan damai antara para pihak, kegiatan mediasi berlangsung aman, lancar, dan kondusif serta menjadi wujud nyata implementasi Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.