POLRES NGADA BERIKAN PENYULUHAN PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN MIRAS ILEGAL KEPADA PELAJAR SMAN 2 BAJAWA
TribrataNewsNgada - Ngada-NTT – Dalam rangka membentuk generasi muda yang sehat, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, Satuan Reserse Narkoba Polres Ngada melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pencegahan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) serta minuman beralkohol ilegal kepada siswa-siswi SMAN 2 Bajawa yang tengah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMAN 2 Bajawa, Kelurahan Faobata, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada ini dipimpin oleh Kasatresnarkoba Polres Ngada AKP Efridus A. Watu Moi bersama personel Satresnarkoba Polres Ngada dan diikuti oleh 180 peserta didik baru.
Dalam penyuluhan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya, dampak negatif minuman beralkohol ilegal, serta pentingnya peran generasi muda dalam menjaga diri dan lingkungan dari pengaruh narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja.
Kapolres Ngada AKBP Andrey Valentino, S.I.K., melalui Kasatresnarkoba Polres Ngada AKP Efridus A. Watu Moi menyampaikan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai sejak dini melalui edukasi yang berkelanjutan kepada generasi muda.
"Pelajar merupakan aset bangsa yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh siswa-siswi untuk menjadi pelopor dalam menolak penyalahgunaan narkoba dan peredaran minuman beralkohol ilegal. Jangan pernah mencoba, apalagi terlibat dalam peredarannya karena dampaknya sangat merugikan masa depan diri sendiri, keluarga maupun masyarakat," ujar AKP Efridus.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Polres Ngada akan terus berkomitmen melakukan upaya preventif melalui penyuluhan dan sosialisasi di lingkungan pendidikan sebagai bentuk nyata perlindungan terhadap generasi muda dari ancaman narkoba.
"Kami berharap para pelajar memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba, minuman keras ilegal, dan segala bentuk kenakalan remaja. Jadilah generasi yang berprestasi, berintegritas, dan mampu menjadi agen perubahan bagi lingkungan sekitar," tambahnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusias dan interaktif. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.30 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

