Lestarikan Warisan Leluhur, Kapolres Ngada Hadiri Ritual Ngadhu Kampung Adat Langa Bersama Bupati dan Brigjen TNI Agus Setiawan
tribratanewsngada - Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., menghadiri pelaksanaan Ritual Ngadhu di Kampung Adat Langa, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Jumat (2/10/2026).
Ritual adat tersebut turut dihadiri Bupati Ngada Raymundus Bena dan Brigjen TNI Agus Setiawan, S.E., serta tokoh adat dan masyarakat Kampung Adat Langa.
Kehadiran para pejabat daerah dan unsur TNI-Polri dalam ritual tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan terhadap upaya masyarakat dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya serta nilai-nilai luhur leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Ritual Ngadhu merupakan salah satu ritual adat penting dalam kehidupan masyarakat Ngada. Ngadhu menjadi simbol leluhur laki-laki atau Mula Ngadhu Tau Tubo Lizu yang dimaknai sebagai tiang penyangga langit, sementara Bhaga merupakan simbol leluhur perempuan. Pendirian Ngadhu baru juga dimaknai sebagai bagian dari pembaruan sekaligus penguatan identitas Woe atau suku.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Bupati Ngada, Kapolres Ngada dan Brigjen TNI Agus Setiawan yang disambut dengan tarian Ja'i serta pengalungan selendang adat.
Selanjutnya dilaksanakan prosesi Bhei Ngadhu, yakni pengusungan kayu Ngadhu baru menuju ke dalam kampung oleh puluhan warga. Prosesi tersebut ditunggangi Saka Pu'u dan Saka Lobo serta diiringi musik tradisional Go Laba.
Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan prosesi Gose atau Mula Ngadhu, yaitu penanaman Ngadhu baru di tengah kampung, disertai pemasangan Sabo Weki sebagai pakaian kebesaran dan ukiran adat.
Puncak kegiatan ditandai dengan ritual Wela, berupa persembahan hewan kurban berupa kerbau dan babi sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus simbol persatuan dan kebersamaan masyarakat adat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa menegaskan pentingnya menjaga dan menghormati nilai-nilai adat sebagai bagian dari kekayaan budaya masyarakat Ngada.
“Adat dan budaya merupakan identitas serta kekuatan masyarakat. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga, menghormati dan melestarikan warisan leluhur, sekaligus menjadikan nilai-nilai persatuan dan kebersamaan yang terkandung dalam adat sebagai kekuatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas Kapolres Ngada.
Kapolres juga menekankan bahwa keberadaan Polri tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk membangun komunikasi, mempererat hubungan dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat, serta mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Polri hadir untuk masyarakat. Kami akan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh adat, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pelestarian budaya di Kabupaten Ngada,” tambahnya.
Pelaksanaan Ritual Ngadhu berlangsung dengan aman, tertib dan penuh khidmat. Kehadiran unsur pemerintah, TNI-Polri dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya sinergi dalam menjaga persatuan, budaya, dan Kamtibmas di Kabupaten Ngada.
Polri Untuk Masyarakat.
#PolriPresisi #PoldaNTT #PolresNgada #HumasPolresNgada #Ngada #RitualNgadhu #BudayaNgada #KampungAdatLanga #PolriUntukMasyarakat

