Saat Gempa Meninggalkan Luka, Polri Polres Ngada Hadir Membawa Kepedulian bagi Warga Kezewea ‎

Saat Gempa Meninggalkan Luka, Polri Polres Ngada Hadir Membawa Kepedulian bagi Warga Kezewea ‎

tribratanewsngada - Meskipun gempa telah berlalu, rasa takut dan kekhawatiran masih dirasakan oleh masyarakat. Dalam situasi pascabencana tersebut, Polri hadir tidak hanya untuk melaksanakan tugas pengamanan, tetapi juga memberikan kepedulian, empati, dan dukungan kepada warga terdampak.

‎Pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 09.30 WITA, personel Polres Ngada melalui Padal Kecamatan Golewa Selatan IPTU Yoseph D. Tote, S.A.P., bersama Bhabinkamtibmas Desa Kezewea Aipda Jemsi N. Boys dan sejumlah anggota, mendatangi warga Desa Kezewea, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada.

‎Kehadiran personel Polri tersebut dalam rangka menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi tektonik berkekuatan 7,7 skala Richter.

‎Bantuan yang disalurkan berupa pakaian anak-anak, kemeja, sarung, dan sweater untuk warga serta anak-anak yang membutuhkan.

‎Meskipun bantuan tersebut tidak dapat menghapus seluruh dampak bencana, setiap paket yang diserahkan membawa pesan penting bahwa masyarakat tidak menghadapi masa sulit ini seorang diri.

‎Selain menyalurkan bantuan, personel Polri juga memberikan penguatan kepada masyarakat. Warga diimbau untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

‎Apabila gempa kembali terjadi, masyarakat diminta segera mencari tempat yang aman serta menjauh dari bangunan yang berpotensi runtuh dan pepohonan yang dapat membahayakan keselamatan.

‎Di tengah derasnya arus informasi pascabencana, masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi mengenai gempa yang berasal dari sumber yang kredibilitasnya tidak dapat dipastikan.

‎Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Informasi yang tidak benar dapat menimbulkan kepanikan baru bagi masyarakat yang sedang berupaya memulihkan rasa aman.

‎Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman, khususnya bagi masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.

‎“Polri harus hadir ketika masyarakat membutuhkan. Dalam situasi pascagempa, kami tidak ingin masyarakat merasa sendirian. Kami hadir untuk membantu, memberikan rasa aman, mendengarkan masyarakat, serta bersama-sama memberikan penguatan agar mereka mampu bangkit dari situasi sulit ini.”

‎Kapolres Ngada juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang, saling membantu, meningkatkan kewaspadaan, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif selama masa pemulihan.

‎Bagi warga Desa Kezewea, kehadiran personel Polri merupakan bentuk perhatian yang berarti. Masyarakat pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia atas bantuan serta kepedulian yang diberikan.

‎Di tengah bencana, masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan berupa barang.

‎Mereka juga membutuhkan keyakinan bahwa masih ada pihak yang peduli.

‎Pada hari itu, Polri hadir untuk menyampaikan pesan tersebut:

‎“Kami hadir. Kami peduli. Anda tidak sendiri.”

‎Kegiatan pendistribusian bantuan sosial ini dilaksanakan dalam rangka Operasi Aman Nusa II Turangga 2026, sebagai wujud nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat terdampak bencana serta mendukung proses pemulihan pascagempa di wilayah Kabupaten Ngada.

‎#polriuntukmasyarakat

‎#PolriPresisi

‎#PoldaNTTPresisi

‎#NTTPenuhKasih

‎#OpsAmanNusaIITurangga2026

‎#PulihBersama

‎#polresngada

‎#humaspolresngada

‎#bhabinkamtibmas