Bhabinkamtibmas Polsek Aimere Fasilitasi Mediasi Sengketa Pembangunan Rumah Adat di Jerebuu.

Bhabinkamtibmas Polsek Aimere Fasilitasi Mediasi Sengketa Pembangunan Rumah Adat di Jerebuu.

tribratanewsngada - Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Dariwali Polsek Aimere bersama unsur Forkopimcam Jerebuu memfasilitasi mediasi terkait persoalan pembangunan Tere Pudha (tiang penyangga rumah adat) antara keluarga besar Sao Lado Ngoe dan Sao Dariwali.

‎Kegiatan mediasi berlangsung pada Selasa (14/7/2026) pukul 09.00 WITA di Desa Tiworiwu I, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada. Mediasi dihadiri oleh Camat Jerebuu Bernadus H. Tage, S.STP, Kapospol Jerebuu AIPTU Vinsensius Wea, Kepala Desa Tiworiwu I Vitalis Rawi, Danposramil Jerebuu Sertu Gorgonius Wolo, personel Pospol Jerebuu, Bhabinkamtibmas, anggota Satpol PP Kecamatan Jerebuu, serta keluarga besar Sao Lado Ngoe dan Sao Dariwali.

‎Dalam forum tersebut dibahas permasalahan terkait rencana pembangunan Tere Pudha yang semula akan dilaksanakan oleh keluarga besar Sao Lado Ngoe, namun pelaksanaannya ditunda karena adanya keberatan dari pihak Sao Dariwali. Seluruh pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan masing-masing dengan mengedepankan musyawarah dan semangat kekeluargaan.

‎Pada kesempatan itu, personel Polri memberikan imbauan kamtibmas agar seluruh pihak menahan diri, menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik maupun pelanggaran hukum, serta mengedepankan penyelesaian melalui dialog. Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.

‎Hasil mediasi menghasilkan kesepakatan dan Mediasi lanjutan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, pukul 09.00 WITA di Sao Dariwali. Pembangunan Tere Pudha baru akan dilaksanakan setelah tercapai kesepakatan dalam forum tersebut.

‎Kapolres Ngada AKBP ANDREY VALENTINO,. S.I.K,. melalui jajaran Polsek Aimere menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pendekatan problem solving dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan di tengah masyarakat. Kehadiran Polri diharapkan mampu menjadi penengah yang menjaga persatuan, menghormati nilai-nilai adat, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Ngada.