Polsek Riung bersama masyarakat berhasil mengevakuasi seorang warga yang dilaporkan terjatuh ke dalam jurang

Polsek Riung bersama masyarakat berhasil mengevakuasi seorang warga yang dilaporkan terjatuh ke dalam jurang

tribratanewsngada - Polsek Riung Polres Ngada bersama masyarakat berhasil mengevakuasi seorang warga yang dilaporkan terjatuh ke dalam jurang di Bukit Mbo Munde, Kampung Namut, Desa Wolomeze II, Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada.

‎Korban diketahui bernama Yohanes Pengo Kondo (32), seorang petani asal Kampung Kuwuk, Desa Taen Terong II, Kecamatan Riung. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa malam (4/8/2026) sekitar pukul 23.30 WITA saat korban bersama tiga rekannya melakukan pengecekan alat jerat untuk menangkap kerbau liar di kawasan perbukitan.

‎Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga terpeleset saat melintasi lereng bukit pada malam hari sehingga terjatuh ke dalam jurang. Upaya pertolongan sempat dilakukan oleh rekan-rekannya, namun kondisi medan yang curam dan minim penerangan menyulitkan proses penyelamatan.

‎Setelah menerima laporan dari para saksi, personel Polsek Riung segera menuju lokasi bersama personel Pospol Riung Barat dan masyarakat setempat. Korban akhirnya ditemukan pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 12.10 WITA dalam keadaan meninggal dunia di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 200 meter dari puncak bukit.

‎Jenazah kemudian dievakuasi secara gotong royong menuju Kampung Namut, selanjutnya dibawa ke Puskesmas Maronggela untuk dilakukan pemeriksaan medis. Hasil visum menyatakan korban mengalami luka berat akibat benturan benda tumpul akibat terjatuh ke jurang, serta tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

‎Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., melalui Kapolsek Riung IPDA Martinus Riang, menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah tersebut.

‎“Kami turut berduka cita atas meninggalnya saudara Yohanes Pengo Kondo. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar IPDA Martinus Riang.

‎Ia juga mengimbau masyarakat agar senantiasa mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan perbukitan maupun medan berisiko, terutama pada malam hari.

‎“Kami mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan, menghindari aktivitas di lokasi terjal pada malam hari apabila tidak mendesak, serta menggunakan perlengkapan yang memadai. Keselamatan harus menjadi prioritas utama guna mencegah terjadinya peristiwa serupa,” tambahnya.

‎Polsek Riung juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Hingga saat ini, pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan berkomitmen menyelesaikannya secara kekeluargaan.