Hentikan Bullying di Sekolah, Bhabinkamtibmas Jerebuu Bangun Kesadaran dan Perdamaian Pelajar
tribratanewsngada - Upaya mencegah dan menangani aksi perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan terus dilakukan jajaran Polres Ngada. Bhabinkamtibmas Desa Naruwolo, Polsek Aimere, PosPol Jerebuu, AIPTU Vinsensius Wea, melaksanakan kegiatan problem solving terkait dugaan peristiwa bullying yang terjadi di SMP Swasta Katolik Yos Sudarso Jerebuu, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 08.00 WITA.
Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah Aiptu Vinsensius Wea menerima informasi dari Kepala Sekolah SMP Swasta Katolik Yos Sudarso mengenai adanya seorang siswi yang diduga mengalami tindakan perundungan secara berulang oleh sejumlah siswa laki-laki.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas mempertemukan pihak korban dan para siswa yang terlibat untuk menyelesaikan persoalan secara humanis serta memberikan pemahaman mengenai dampak buruk bullying terhadap korban maupun lingkungan sekolah.
Petugas memberikan teguran, arahan dan imbauan kepada para pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya. Selain itu, diberikan pembinaan sebagai bentuk edukasi dan efek jera agar para siswa memahami pentingnya menghormati sesama serta menjaga hubungan yang baik di lingkungan sekolah.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para siswa yang terlibat mengakui perbuatannya dan menyatakan kesanggupan untuk tidak mengulangi tindakan tersebut. Korban dan para pelaku juga telah saling memaafkan sehingga persoalan dapat diselesaikan dengan baik.
Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., menekankan kepada seluruh jajaran agar respons terhadap persoalan yang melibatkan anak-anak dilakukan secara cepat, humanis dan mengedepankan pembinaan.
“Bullying bukan hal yang dapat dianggap sepele. Setiap anak berhak mendapatkan rasa aman, dihargai dan memperoleh lingkungan pendidikan yang nyaman. Karena itu, setiap persoalan yang terjadi di lingkungan sekolah harus segera ditangani dan diselesaikan dengan pendekatan yang mendidik,” tegas Kapolres Ngada.
Kapolres juga mengajak pihak sekolah, orang tua dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya bullying dengan membangun komunikasi serta kepedulian terhadap perkembangan anak.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Ngada menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan bebas dari perundungan.
Polri hadir untuk masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
#PolriPresisi #PoldaNTT #PolresNgada #HumasPolresNgada #StopBullying #CegahBullying #PolriUntukMasyarakat

