Polsek Golewa amankan kegiatan Pelepasan dan Penyerahan Hak atas Tanah serta Penanaman Pilar Adat dan Pilar Nasional, Harapan Baru Tumbuh di Mataloko
tribratanewsngada - Di tengah kekayaan alam dan potensi panas bumi Mataloko, sebuah langkah strategis bagi masa depan masyarakat dilaksanakan dengan penuh makna.
Polres Ngada melalui Polsek Golewa melaksanakan pengamanan kegiatan Pelepasan dan Penyerahan Hak atas Tanah serta Penanaman Pilar Adat dan Pilar Nasional untuk Pengembangan Geowisata Panas Bumi Mataloko, Kamis (10/9/2026) Pukul 09.00 WITA, di Sa'o Milo Mari dan Sa'o Rara Ze, Desa Wogo, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada.
Kegiatan diawali dengan ritual adat dan penyerahan pilar adat dari para pemilik Sa'o kepada pihak PLN. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari pemerintah, PLN, dan perwakilan kedua Sa'o, penandatanganan berita acara, penyembelihan hewan kurban, serta penanaman pilar adat dan pilar nasional di kawasan manifestasi panas bumi yang direncanakan sebagai lokasi geowisata.
Manifestasi panas bumi, seperti mata air panas, kolam lumpur panas, kepulan uap, dan fumarol, merupakan fenomena alam yang menunjukkan keberadaan sistem geotermal di bawah permukaan bumi. Potensi tersebut tidak hanya mendukung pengembangan PLTP Mataloko, tetapi juga diharapkan dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui sektor pertanian dan pariwisata.
Masyarakat pemilik lahan menyatakan dukungan terhadap pengembangan PLTP Mataloko dengan tetap menekankan pentingnya penghormatan terhadap hak-hak pemilik lahan. Mereka juga berharap kawasan manifestasi panas bumi dapat dikembangkan menjadi geowisata yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.
Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya bertujuan memastikan keamanan kegiatan, tetapi juga mendukung agar seluruh proses berlangsung tertib, aman, serta mengedepankan komunikasi dan penghormatan terhadap masyarakat.
“Pembangunan harus berjalan bersama masyarakat. Ketika hak masyarakat dihormati, adat dijunjung tinggi, dan seluruh pihak duduk bersama dalam semangat kebersamaan, pembangunan tidak sekadar menghadirkan fasilitas, tetapi juga membangun harapan dan masa depan.”
Penanaman pilar adat dan pilar nasional menjadi simbol bahwa adat, masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha dapat bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi generasi saat ini dan generasi mendatang.
Dari tanah Mataloko, harapan itu ditanam.
Bukan sekadar pilar yang berdiri, melainkan komitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama.
Polres Ngada - Nyata Giat, Aman Damai dan Amanah.
#polriuntukmasyarakat #PoldaNTTPresisi #NTTPenuhKasih #polresngada
#PolriPresisi #PLTPMataloko #Geowisata
#PanasBumi
#PembangunanBersama #AdatDanPembangunan
#humaspolresngada

