Sembuhkan Luka, Pulihkan Senyum: Polres Ngada Hadir di Tengah Pengungsi Gempa Riung

Sembuhkan Luka, Pulihkan Senyum: Polres Ngada Hadir di Tengah Pengungsi Gempa Riung

tribratanewsngada - Di tengah keterbatasan dan kecemasan yang masih dirasakan pascagempa bumi, senyum anak-anak kembali menghiasi Posko Pengungsian Gereja St. Petrus dan St. Paulus Bekek, Kampung Bekek, Desa Tadho Tengah, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.

‎Tidak hanya membawa obat-obatan, personel Polres Ngada hadir untuk memberikan perhatian, kepedulian, serta dukungan kepada masyarakat dalam proses pemulihan dari trauma akibat bencana.

‎Pada Jumat (28/8/2026), mulai pukul 11.30 WITA, Polres Ngada melalui PS. Kasi Dokkes Polres Ngada AIPDA Heribertus A.B. Tena, S.Tr.AK., M.Si., bersama BA Min Sie Humas Polres Ngada BRIPDA Arvand Jevito Kitu, melaksanakan pelayanan kesehatan sekaligus kegiatan trauma healing bagi warga dan anak-anak di posko pengungsian tersebut.

‎Pelayanan kesehatan meliputi pemeriksaan kondisi warga, pengukuran tekanan darah, serta pemberian obat-obatan sesuai kebutuhan. Sementara itu, kegiatan trauma healing bagi anak-anak dilaksanakan melalui pemberian makanan ringan dan berbagai aktivitas hiburan yang edukatif serta menyenangkan.

‎Suasana posko pun menjadi lebih hangat. Tawa dan keceriaan anak-anak turut mendukung proses pemulihan setelah mereka menghadapi rasa takut dan kekhawatiran akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur.

‎Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., menegaskan bahwa dalam situasi bencana, Polri tidak hanya hadir untuk memberikan bantuan fisik, tetapi juga dukungan psikologis kepada masyarakat.

‎“Masyarakat terdampak bencana membutuhkan lebih dari sekadar bantuan. Mereka membutuhkan rasa aman, perhatian, dan keyakinan bahwa mereka tidak menghadapi situasi ini seorang diri. Polri akan terus hadir bersama masyarakat, termasuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak dan warga yang terdampak,” ujar Kapolres Ngada saat menyampaikan pesan Kapolda NTT.

‎Menurutnya, trauma akibat bencana tidak selalu terlihat secara langsung. Oleh karena itu, pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam proses pemulihan masyarakat.

‎“Kami ingin menghadirkan rasa nyaman di tengah masyarakat. Ketika anak-anak kembali tersenyum dan warga merasa diperhatikan, hal tersebut merupakan bagian dari langkah awal menuju pemulihan,” lanjutnya.

‎Kehadiran personel Polres Ngada di posko pengungsian menjadi bukti bahwa tugas kemanusiaan tidak berhenti pada penanganan keadaan darurat. Polri akan terus mendampingi masyarakat hingga mereka mampu bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan penuh harapan.

‎Kegiatan berlangsung dalam suasana ceria dan penuh kebersamaan. Warga dan anak-anak tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. 

‎Seluruh kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif.

‎Di tengah bencana, masyarakat terkadang tidak hanya membutuhkan bantuan yang dapat digenggam, tetapi juga kehadiran yang mampu menyampaikan pesan:

‎“Kalian tidak sendiri. Polri hadir bersama kalian.” 

‎Polri Hadir, Polri Peduli, Polri untuk Masyarakat.

‎Polres Ngada - Nyata Giat, Aman Damai dan Amanah.

‎#polriuntukmasyarakat

‎#PolriPresisi

‎#PoldaNTTPresisi

‎#NTTPenuhKasih

‎#OpsAmanNusaIITurangga2026

‎#polresngada

‎#humaspolresngada