Bantuan Logistik Kapolri Tiba di Polres Ngada, Siap Disalurkan kepada Warga Terdampak Gempa
tribratanewsngada - Kepolisian Resor Ngada menerima bantuan logistik kemanusiaan dari Kapolri untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Ngada. Bantuan tersebut tiba di Mako Polres Ngada pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 08.50 WITA.
Bantuan diangkut menggunakan satu unit kendaraan Dump Truck dengan nomor polisi EB 8409 EA dan mendapat pengawalan dari dua personel Brimob Manggarai Barat.
Bantuan kemanusiaan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Kapolri terhadap masyarakat Kabupaten Ngada yang terdampak bencana gempa bumi. Adapun sejumlah logistik yang diterima Polres Ngada meliputi 50 dus air mineral Como kemasan 600 ml, 100 dus mie instan Eko Mie, 5 lembar terpal ukuran 3 × 4 meter, 50 buah selimut, 50 dus Roma Bisquit Kelapa, 15 dus tisu basah Cusson Baby, 5 dus tisu wajah Laris, 20 dus popok bayi Mamy Poko, 30 dus Snack Bayi Sun Baby Puff, 20 buah kasur lipat, 50 buah kasur tipis, serta 50 buah sarung.
Seluruh bantuan logistik tersebut untuk sementara diamankan di Mako Polres Ngada guna memastikan kondisi dan pendistribusiannya tetap terkoordinasi dengan baik.
Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., menyampaikan bahwa bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada warga terdampak gempa yang benar-benar membutuhkan, khususnya masyarakat yang selama ini masih minim mendapatkan bantuan.
“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan kehadiran Polri untuk masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana. Kami akan memastikan bantuan disalurkan secara tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan,” ujar Kapolres Ngada.
Polres Ngada berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan serta dukungan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Kehadiran bantuan dari Kapolri diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak gempa sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam proses pemulihan pascabencana.

