Dari Rasa Takut Menjadi Senyum, Sat Lantas Polres Ngada Ajak Anak-Anak Korban Gempa Ngada Kembali Ceria ‎

Dari Rasa Takut Menjadi Senyum, Sat Lantas Polres Ngada Ajak Anak-Anak Korban Gempa Ngada Kembali Ceria ‎

tribratanewsngada - Gempa bumi dapat meninggalkan trauma dan ketakutan. Namun, Polri berkomitmen memastikan kondisi tersebut tidak memadamkan keceriaan anak-anak terdampak bencana.

‎Suasana berbeda terlihat di SDK Ngoranale, Desa Ngoranale, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Selasa (1/9/2026). Di tengah situasi pascabencana gempa bumi, personel Satuan Lalu Lintas Polres Ngada hadir memberikan perhatian, dukungan, dan pendampingan melalui kegiatan trauma healing bagi anak-anak terdampak bencana.

‎Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA tersebut dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Ngada Iptu Yoseph D. Tote, S.A.P., didampingi KBO Lantas Ipda Ary W. Selan, S.H., serta personel Satlantas Polres Ngada.

‎Dengan pendekatan humanis, personel Polri mengajak anak-anak berkomunikasi, memberikan motivasi, serta menyampaikan dukungan moril. Anak-anak juga menerima makanan ringan, bernyanyi bersama, dan berkeliling kota menggunakan kendaraan dinas mobil serta sepeda motor Satuan Lalu Lintas.

‎Tawa dan senyum kembali menghiasi wajah mereka.

‎Keceriaan tersebut menjadi bagian penting dalam membantu anak-anak melewati masa pemulihan pascagempa. Mereka tampak nyaman, terhibur, dan antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

‎Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat terdampak bencana tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa aman serta dukungan kemanusiaan.

‎“Anak-anak merupakan generasi yang harus kita lindungi. Setelah mengalami bencana, mereka membutuhkan perhatian, pendampingan, dan suasana yang dapat mengembalikan rasa aman serta keceriaan mereka. Polri akan terus hadir bersama masyarakat, termasuk memberikan dukungan psikologis kepada anak-anak terdampak bencana.”

‎Kegiatan trauma healing ini merupakan wujud kepedulian Polri dalam rangka Ops Aman Nusa II Turangga 2026, khususnya untuk mendukung proses pemulihan masyarakat setelah bencana gempa bumi.

‎Sebab, di balik setiap senyum anak yang kembali merekah, terdapat harapan bahwa mereka mampu bangkit dan menatap hari esok dengan lebih berani.

‎Polri hadir bukan hanya untuk menjaga, tetapi juga menguatkan.

‎Bukan hanya membantu, tetapi juga memulihkan.

‎Untuk Ngada yang bangkit dan anak-anak yang kembali tersenyum.

‎Polres Ngada - Nyata Giat, Aman Damai dan Amanah.

‎#polriuntukmasyarakat

‎#PolriPresisi

‎#PoldaNTTPresisi

‎#NTTPenuhKasih

‎#OpsAmanNusaIITurangga2026

‎#polresngada

‎#humaspolresngada