Jumat Curhat Polres Ngada, Guru Sampaikan Aspirasi tentang Perlindungan Anak di Sekolah

Jumat Curhat Polres Ngada, Guru Sampaikan Aspirasi tentang Perlindungan Anak di Sekolah

tribratanewsngada - Satuan Binmas Polres Ngada menggelar program Jumat Curhat bersama kepala sekolah, guru, dan staf SD Inpres Kolokoa, Desa Tiwuriwu II, Kecamatan Jerebu’u, Kabupaten Ngada, Jumat (18/9/2026).

‎Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WITA itu menjadi forum bagi para pendidik untuk menyampaikan pertanyaan, keluhan, dan masukan terkait keamanan serta ketertiban di lingkungan sekolah.

‎Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres Ngada AIPDA Enos Loasana membuka kegiatan dan menjelaskan bahwa Jumat Curhat merupakan sarana untuk memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.

‎Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Binmas menyampaikan imbauan mengenai pentingnya menjaga keamanan sekolah, menjauhi perjudian dan minuman beralkohol, menggunakan media sosial secara bijak, serta mencegah kenakalan remaja. Masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 saat membutuhkan bantuan atau hendak menyampaikan laporan kepada kepolisian.

‎Salah satu pertanyaan disampaikan Marta Bene mengenai langkah yang dapat ditempuh apabila seorang guru memberikan hukuman kepada murid sebagai bagian dari proses pendidikan, tetapi kemudian dilaporkan oleh orang tua kepada polisi.

‎Menanggapi pertanyaan itu, AIPDA Enos menjelaskan bahwa setiap laporan tetap akan diterima dan ditindaklanjuti sesuai prosedur. Polisi akan memeriksa fakta serta meminta keterangan dari kedua pihak untuk memperoleh gambaran yang utuh. Jika tindakan guru merupakan bagian dari pembinaan dan masih dalam batas kewajaran, penyelesaian secara kekeluargaan dapat dipertimbangkan sesuai kondisi perkara.

‎Fransiska Naru meminta kepolisian meningkatkan sosialisasi kepada siswa mengenai kenakalan remaja, termasuk tawuran, konsumsi minuman beralkohol, dan merokok. Sat Binmas Polres Ngada menyatakan akan melanjutkan kegiatan pembinaan dan penyuluhan di sekolah sebagai langkah pencegahan.

‎Sementara itu, Maria Yasinta menanyakan tindakan yang perlu dilakukan ketika terjadi keributan pada malam hari yang mengganggu ketenangan warga. Personel Sat Binmas mengimbau masyarakat segera menghubungi Bhabinkamtibmas setempat atau Call Center 110 Polres Ngada apabila membutuhkan bantuan kepolisian.

‎Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., melalui Kasat Binmas Polres Ngada AKP A. Agung GD. Sumadi, mengatakan Jumat Curhat merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi terbuka dan berkelanjutan dengan masyarakat.

‎“Polri tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga untuk mendengar, berdialog, dan mencari solusi bersama masyarakat. Aspirasi yang disampaikan menjadi masukan bagi Polres Ngada dalam menjaga kamtibmas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian,” ujar AKP A. Agung GD. Sumadi.

‎Ia menambahkan, sekolah memiliki peran penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Oleh karena itu, kerja sama antara kepolisian, guru, orang tua, dan masyarakat diperlukan untuk mencegah kenakalan remaja serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.

‎Kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih dari Kepala SD Inpres Kolokoa. Ia berharap program Jumat Curhat terus dilaksanakan sebagai sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

‎Polres Ngada - Nyata Giat, Aman Damai dan Amanah. 

‎#polriuntukmasyarakat 

‎#PolriPresisi 

‎#PoldaNTTPresisi 

‎#NTTPenuhKasih 

‎#polresngada

‎#SatBinmasPolresNgada 

‎#humaspolresngada 

‎#JumatCurhat #PolriUntukMasyarakat #CallCenter110 #KenakalanRemaja #PolriHadir